Program “Membaca buku Bersama masing-masing kordinator” (Literasi Baca-Tulis) : Program ini adalah inisiatif paling umum dalam Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang fokus pada pembiasaan membaca. Setiap hari senin, seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan staf) wajib membaca buku non-pelajaran (fiksi atau non-fiksi) selama 40 menit dalam suasana hening.
Pojok Baca/Mading: Membuat sudut baca yang nyaman di kelas atau mading untuk menampilkan karya literasi siswa, seperti puisi, cerpen, atau ulasan buku.
Lomba Menulis dan Membaca: Mengadakan perlombaan untuk mengapresiasi karya siswa, seperti lomba menulis cerpen, esai, atau puisi, dan lomba pidato literasi.
Diskusi Buku: Mengadakan sesi diskusi kelompok untuk membahas buku yang telah dibaca, sehingga siswa dapat berbagi pemikiran kritis dan memperkaya wawasan.
Kunjungan Perpustakaan: Menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah untuk membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam.

